P PicklyTech
Home / Smartphone / Samsung Galaxy A55

Review Samsung Galaxy A55 — Mid-Range Terbaik 2026?

Samsung Galaxy A55 hadir sebagai successor A54 dengan beberapa upgrade signifikan — chipset baru, build kualitas premium, dan kamera yang lebih reliable. Tapi dengan harga Rp 5.499.000, apakah benar worth dibanding kompetitor dari Xiaomi atau Realme?

📅 15 Januari 2026 · ✍️ Editorial Team · ⏱️ 8 menit baca · ★ 4.5/5
Disclosure: Artikel ini berisi affiliate link. Kami mungkin dapat komisi kecil jika kamu beli via link kami — tanpa biaya tambahan untukmu.
Samsung Galaxy A55 5G
★★★★½ (4.5/5)

Mid-range solid dengan build premium, layar Super AMOLED 120Hz, dan kamera yang reliable untuk daily use. Cocok untuk pengguna yang prioritas tahan lama & ekosistem Samsung.

✓ Pros

  • Build metal frame premium
  • Layar 120Hz Super AMOLED
  • Baterai awet 1+ hari
  • Update OS 4 tahun
  • Kamera daylight bagus

✗ Cons

  • Exynos 1480 lebih lemah dari Snapdragon kompetitor
  • Charging 25W (kurang cepat)
  • Low-light kamera average
  • Harga relatif premium
Harga Saat Ini Rp 5.499.000
Cek di Tokopedia → Cek di Shopee →

Spesifikasi Lengkap

Layar6.6" Super AMOLED, 120Hz, 1080×2340
ChipsetExynos 1480 (4nm)
RAM8GB / 12GB
Storage128GB / 256GB (microSD up to 1TB)
Kamera Belakang50MP main + 12MP ultrawide + 5MP macro
Kamera Depan32MP
Baterai5000 mAh, 25W charging
OSAndroid 14, One UI 6.1
Konektivitas5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3
Lain-lainIP67 rating, fingerprint in-display

Build & Design — Premium Feeling

Samsung Galaxy A55 adalah salah satu mid-range pertama dari Samsung yang pakai metal frame (alumunium) dan back panel kaca. Hasilnya: feel di tangan premium banget, jauh lebih solid dari A54 yang masih plastik.

Berat 213 gram terasa cukup heavy — tapi distribusinya bagus, gak terasa top-heavy. IP67 rating bonus penting: tahan air sampai 1 meter selama 30 menit.

Yang kami suka:

Performa Sehari-hari

Exynos 1480 adalah chipset baru Samsung untuk mid-range 2026. Performance-nya cukup untuk:

Verdict performa: Cocok untuk 95% pengguna umum. Cuma gamer hardcore yang mungkin merasa kurang.

Kamera — Day & Night

Setup kamera 50MP main sensor cukup reliable untuk daylight. Hasil foto siang hari tajam, warna natural khas Samsung (tidak terlalu over-saturated). Tapi di low-light, hasilnya average — noise mulai muncul di ISO tinggi.

Sample foto scenarios:

Baterai & Charging

5000 mAh dengan optimasi Samsung One UI menghasilkan daya tahan baterai 1-1.5 hari untuk pemakaian normal. Screen-on time bisa mencapai 7-8 jam.

Sayangnya, charging masih 25W — kalah jauh dari kompetitor Xiaomi yang udah 67W+. Charging 0-100% butuh sekitar 80 menit.

Software & Update

One UI 6.1 berbasis Android 14, dan ini yang membedakan Samsung dari kompetitor: komitmen 4 tahun major update Android + 5 tahun security update. Artinya kamu bisa pakai A55 sampai 2029 dengan tetap dapat update.

Verdict — Worth Beli?

Samsung Galaxy A55 cocok untuk kamu yang:

Mungkin kurang cocok kalau kamu:

Tertarik beli Samsung Galaxy A55?

Cek harga terkini di marketplace favoritmu — diskon dan flash sale sering ada!

Beli di Tokopedia Beli di Shopee Cek Lazada

FAQ

Worth upgrade kalau kamu butuh build premium & chipset baru. Tapi kalau A54 masih lancar, lebih baik tunggu A56.

Bisa di grafis medium dengan 50-60 FPS. Untuk high settings, perlu turunkan ke 40 FPS lock.

A55 lebih premium (metal frame, kamera lebih baik), A35 lebih budget (plastic, chipset lebih lemah). Selisih harga ~Rp 1.5 juta.

Affiliate Disclosure: Link di artikel ini adalah affiliate. Kami mungkin dapat komisi tanpa biaya tambahan untuk pembeli. Opini review tidak terpengaruh oleh komisi ini.